Berita1kurator.com-Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI) melaksanakan inaugurasi Angkatan XI di Hotel Royal Tulip, Gunung Geulis, Kabupaten Bogor pada Jumat (15/08).
Acara ini menjadi puncak rangkaian program yang telah berlangsung sejak Mei lalu, di mana para peserta mengikuti pelatihan intensif dan ujian sertifikasi sebagai syarat kelulusan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyerahan sertifikat, tetapi juga momen untuk memperkuat komitmen para kurator dan pengurus dalam mengembangkan profesionalisme di bidangnya.
Dalam program ini, tercatat sebanyak 124 peserta mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi yang dirancang untuk menguji kompetensi serta pengetahuan mereka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 peserta berhasil dinyatakan lulus ujian sertifikasi dan berhak menyandang gelar profesional sesuai standar HKPI.
Ketua Umum HKPI, Dr (c). H. Martin Erwan, S.H., M.H menegaskan para calon kurator yang telah lulus agar terus belajar dan tidak lupa diri untuk menjadi kurator yang andal. Sebab, akan banyak ujian dalam menjalankan tugas ke depannya.
“Ujian sebenarnya teman-teman ini adalah setelah nanti di lapangan, kalau sekarang kita masih bisa haha-hihi, ketawa, tapi nanti ketika sudah diuji, teman-teman pegang perkara, pegang budel dengan tingkat kesulitan yang tinggi, tapi dengan budel yang banyak duitnya, ujiannya di situ,” ujar Martin dalam sambutannya di acara Inaugurasi Angkatan XI HKPI.
Sementara itu, Kevin Satriawan Tandra, S.H., LLM., Sekretaris Jenderal HKPI menekankan pada calon kurator anggota HKPI untuk tetap menjaga integritas profesinya.
“Jaga integritas, kalian itu akan bertanggungjawab dengan aset-aset perusahaan atau perorangan yang mungkin ratusan milyar atau triliun tergantung rezeki masing-masing. Pesan kami terutama anggota HKPI harus jaga integritas, jangan silau akan harta kekayaan karena pidana menantimu,” ungkapnya.
Selain itu, Dr(c). Jo Wendy Suyoto, S.H., M.H, Ketua Dewan Sertifikasi HKPI juga memberikan tips agar para calon kurator dapat menjadi kurator andal dengan terus menambah jam terbang dan juga networking dengan para kurator senior.
“Menjadi kurator ini kan tidak cukup hanya melalui proses pelatihan atau pendidikan yang diselenggarakan oleh organisasi, seperti HKPI ini. Tentu juga harus diperbanyak jam terbang. Jam terbang ini sangat menentukan nanti kita ke depannya. Jadi kalau ingin menjadi kurator yang bagus, dia harus banyak bergaul dengan kurator senior tentunya. Kalau kumpul dengan kurator, dia akan menjadi kurator andal. Kira-kira begitu,” ujarnya



